Kamis, 05 Desember 2019

MOTIVASI DALAM BERUSAHA

Motivasi Berusaha
Motivasi adalah suatu konsep yang luas. Motivasi mencakup beberapa istilah lain yang menjelaskan pengaruh-pengaruh pada energi dan arah dari perilaku kita terhadap kebutuhan, minat, nilai-nilai, sikap, aspirasi dan dorongan. Berdasarkan teori motivasi menurut Herzberg, motivasi dibedakan menjadi motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik adalah keinginan dari dalam diri seseorang untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya. Sedangkan motivasi ekstrinsik adalah keinginan untuk melakukan sesuatu yang lebih dipengaruhi oleh faktor- faktor yang berasal dari luar dirinya, misalnya pujian atau bahkan hukuman.

Ada beberapa faktor mengenai motivasi berusaha yaitu:
1.        Apa yang menimbulkan semangat dalam berusaha
2.        Apa yang menurunkan antusiasme seseorang dalam berusaha
3.        Mengapa sebagian orang merasakan vitalitas dan sebagian lainnya tidak

Faktor yang menimbulkan adanya semangat dalam berusaha
1.      Berfokus dalam tujuan
Dengan memfokuskan diri tujuan,  berfokus pada tujuan membuat kita ringan dan lebih mudah dalam menjalankan berbagai pekerjaan yang menjadi tanggungan
2.      Berkumpul bersama teman pekerja keras
Banyak inspirasi bisa kita dapatkan dari mereka yang senantiasa bersemangat dan bekerja keras, mulai dari manajemen waktunya, kreatifitas, semangat untuk belajar, kepedulian terhadap sesama dan lain sebagainya. Dengan adanya Inspirasi-inspirasi positif itu diharapkan menjadi penyemangat bagi kita untuk bisa jauh lebih baik.
3.      Mempermudah pekerjaan
menbagi pekerjaan sesuai dengan katagorinya, sehingga memudahkan kita daalam mengerjakan dengaan cepat.
4.      Selalu berfikir dan bersikap positif
bersikap dan berpikir positif akan merespon setiap tantangan pekerjaan dengan positif juga. Jika setiap pekerjaan direspon dengan positif, maka saat menjalaninya kita akan lebih bersemangat.

Yang menurunkan antusiasme seseorang dalam berusaha
1.      Tidak ada nya tujuan
2.      Kurang nya percaya diri
3.      Kurang nya motivas diri

Mengapa sebagian orang mengalami vitalitas dalam mencapai tujuan dan sebagian tidak
Karena sebagian orang mendapatkan motivasi dalam mencapai tujuan, terlebih untuk memotivasi diri sendiri karena jika dapat memotivasi diri sendiri akan mudah untuk melakukan sesuatu.  
Ada beberapa faktor untuk dapat memotivasi diri :
1.      Jangan takut dalam melakukan sesuatu.
2.      Selalu bersikap optimis.
3.      Membuat langkah-langkah untuk mencapai tujuan.
4.      Memiliki mental juara.
5.      Hindari dari kata-kata negatif dari diri sendiri.
6.      Jangan mudah menyerah.
Namun ada beberapa dampak dalam kurangnya motivasi diri :
1.      Tidak memiliki kebahagian atas diri sendiri.
2.      Kurangnya gairah dalam menjalani hidup.
3.      Menjadi tidak percaya diri dalam melakukan sesuatu.
DAFTAR PUSTAKA

MANUSIA DAN CINTA KASIH

MAKALAH
MANUSIA DAN CINTA KASIH
Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah : Ilmu Sosial Dasar
Dosen Pengampu : Herna, S.Ikom.








Disusun oleh :
Salsabila Mutiara Arini (15119858)
Kelas 1 KA 22





PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2019/2020
BAB I
PENDAHULUAN
I.                   LATAR BELAKANG
Cinta kasih menurut kamus umum bahasa indonesia karya W.J.S Poerwa Darminta. Cinta adalah  rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang (kepada) ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Sehingga dapat dikatakan cinta kasih adalah perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang menaruh belas kasih.

II.                RUMUSAN MASALAH
1.      Apa itu cinta kasih dan kasih sayang.
2.      Apa itu ciri ciri cinta.
3.      Apa itu jenis jenis cinta.

III.             TUJUAN PENULISAN
1.      Memahami cinta kasih dan kasih sayang.
2.      Memahami ciri ciri cinta.
3.      Memahami jenis jenis cinta.
BAB II
PEMBAHASAN
I.                   PENGERTIAN CINTA KASIH DAN KASIH SAYANG
A.    PENGERTIAN CINTA KASIH
Cinta kasih menurut kamus umum bahasa indonesia karya W.J.S Poerwa Darminta. Cinta adalah  rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang (kepada) ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Sehingga dapat dikatakan cinta kasih adalah perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang menaruh belas kasih.
Menurut Erich Fromm cinta sebagai suatu seni, maka memerlukan syarat :
1.      Perlu pengetahuan dan latihan.
2.      Sebagai suatu kegiatan, bukan sesuatu yang pasif.
3.      Salah satu esensinya adalah adanya kreatifitas, terutama memberi bukan hanya menerima.
4.      Mempunyai pengertian dalam konstruk lain: kasih sayang, kemesraan, belas kasih, dan pemujaan.
Secara sederhana cinta kasih adalah perasaan kasih sayang yang dibarengi unsur ketertarikan, keintiman dan kemesraan, disertai dengan belas kasih, pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab. Tanggung jawab yang diartikan yang baik, positif, berguna, saling menguntungkan.
B.     PENGERTIAN KASIH SAYANG
Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S Poerwadaminta yaitu perasaan sayang, perasaan cintaatau perasaan suka pada seseorang. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta. Dalam kasih sayang sadar atau tidak dituntut bertanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga kedua nya merupakan suatu kesatuan yang utuh.

II.                CIRI CIRI CINTA
1.      Orang mencitai saling mengenal
Mengapa harus saling mengenal? Sebab seorang baru mencintai seseorang(sesuatu yang lain) apabila mengetahui pribadi orang itu.
2.      Cinta bersifat memelihara dan menghidupkan
Artinya adalah orang yang mencintai merasa bertanggung jawab terhadap pribadi yang dicintainya.
3.      Cinta harus saling hormat(respect)
Saling menghormati akan kemerdekaan pribadi oranglain untuk berkembang sendiri.

III.             JENIS JENIS CINTA
1.      Cinta Terhadap Diri Sendiri
Mencintai diri sendiri tidak sama dengan mementingkan diri sendiri, mementingkan diri sendiri adalah suatu jenis ketamakan yang tidak akan terpuaskan. Cinta pada diri sendiri juga merupakan prasyarat untuk menghormati oranglain atau pun lingkungan. Mencintai diri sendiri adalah perjuangan untuk menemukan dan mempertahankan keunikan kita sendiri.

2.      Cinta Terhadap Keluarga
Keluarga adalah lingkungan pertama dan utama dalam perkembangan anak manusia. Dalam keluarga dapat ditemukan wujud cinta sebagai berikut: Cinta ibu, Cinta ibu memberikan kekuatan untuk kebahagiaan anak. Cinta bapak, Bersifat melindungi. Dan berbagai pola hubungan kasih sayang orangtua dengan anak dalam keluarga dapat dikemukakan berikut ini:
a.       Orangtua bersifat aktif, anak bersifat pasif.
Dalam hal ini anak mendapatkan kasih sayang yang berlebihan dan berlangsung hanya sepihak.
b.      Orangtua bersifat pasif, anak bersifat pasif.
Tanpa saling memberi perhatian dalam kepentingan kehidupan keluarga. Anak biasanya akan menjadi nakal dan berandal.
c.       Orangtua bersifat pasif, anak bersifat aktif.
Dalam hal ini anak memberikan kasih secara sepihak tanpa mendapat sambutan dan perhatian dari orangtua. Orangtua biasanya mendiamkan segala tindakan anak.
d.      Orangtua bersifat aktif, anak bersifat aktif.
Hal ini merupakan idaman dalam keluarga. Anak dan anak saling memberi perhatian. Biasanya akan melahirkan keluarga yang hangat dan mesra.

3.      Cinta persahabatan
                Persahabatan merupakan suatu jenis cinta yang di temukan dalam hati mereka yang mempunyai sahabat. Cinta sahabat bersifat jujur dan bersih. Persahabatan biasanya terbentuk dari adanya persamaan-persamaan tujuan, profesi, pola pikir, falsafah hidup, dll.

4.      Cinta belas kasih.

Belas kasih adalah suatu jenis cinta yang tumbuh karena penderitaan orang lain, tidak ada yang membeda-bedakan orang yang kita kenal baik dan tidak.

5.      Cinta Pria Wanita
Cinta pria wanita adalah kebutuhan kodrati setiap pria dan wanita. Atas dasar cinta kasih ini timbul perpaduan hidup antara pria dan wanita yang harmonis dalam bentuk perkawinan yang dihargai agama, adat dan hukum masyarakat.

6.      Cinta Terhadap Tuhan.
Cinta terhadap tuhan timbul dengan kesadaran manusia akan diri nya sebagai makhluk Tuhan. Kesadaran ini berwujud dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya.

7.      Cinta Terhadap Alam.
Manusia yang memiliki cinta lingkungan akan terkandung dalam dirinya rasa senang, suka dan senang terhadap lingkungan.
Sebagai suatu perwujudan cinta terhadap lingkungan, manusia mengupayakan pelestarian lingkungan, yang antara lain dilakukan dengan cara:
a. Melakukan peng-hijauan terhadap tanah gundul.
b. Menjadikan tanah sekitarnya menjadi taman atau kebun.
c. Menjauhi pembabatan hutan.
D . Memelihara kerapian gedung, benda-benda peninggalan.

8.      Cinta Terhadap Negara.
Cinta manusia terhadap negara diwujudkan dalam bentuk pengabdian dan rela berkorban membela dan melangsungkan kehidupan negara. Berbagai aktivitas yang dilakukan manusia sesuai dengan profesinya masing-masing dijadikan sebagai pengabdian ,terhadap negara demi tercapainya tujuan negara yakni masyarakat yang adil dan makmur.




BAB III
KESIMPULAN
A.    Kesimpulan
-          Pengertian dari cinta kasih dan kasih sayang berbeda
-          Cinta memiliki ciri- ciri yaitu ; cinta harus saling mengenal, cinta bersifat memelihara dan menghidupkan, dan cinta harus saling hormat
-          Terdapat 8 jenis dalam cinta

B.     Saran
Semoga para pembaca dapat memahami arti cinta dan kasih sayang.

DAFTAR PUSTAKA






























JEJARING SOSIAL DAN KONTEN KREATIF PADA TWITTER

    PAPER JEJARING SOSIAL DAN KONTEN KREATIF TWITTER     DISUSUN OLEH : NAMA:           SALSABILA MUTIARA ARINI NPM    :...